Hal yang Terjadi saat Virus Corona Menginfeksi Mulut

Hal yang Terjadi saat Virus Corona Menginfeksi Mulut – Gejala infeksi virus corona juga bisa dirasakan di rongga mulut. Lantas, apa saja gejalanya dan perlu penanganan khusus? Klikdokter.com, virus SARS-CoV-2 memang menyerang saluran pernafasan. Namun, gejalanya tidak hanya terfokus pada batuk dan sesak napas. Di bagian tubuh lain, virus bisa bergerilya, salah satunya di mulut. Untuk mendapatkan informasi lengkap tentang proses infeksi dan gejala yang terjadi pada bagian tubuh tersebut, ada alasan untuk menggunakan masker untuk menutupi mulut dan hidung. Ini karena tetesan dan virus paling sering masuk dan keluar melalui dua area ini. Apalagi saat orang berbicara, bernyanyi, bersin dan batuk. Virus Corona bisa masuk ke tubuh kita melalui selaput lendir (mukosa). Nah, selaput lendir itu sendiri ada di mata, hidung dan mulut. Oleh karena itu, ketika kita berada di lingkungan yang sibuk, kita harus menggunakan masker dan masker wajah untuk melindungi ketiga bagian tersebut. Konten yang diterbitkan di medRxiv: Server pracetak ilmu kesehatan menemukan jaringan mulut mana yang paling rentan terhadap virus corona.

Tim peneliti memeriksa RNA, yaitu materi genetik yang membuat protein. Mereka menemukan bahwa dibandingkan dengan jaringan mulut lainnya, kelenjar ludah, lidah dan sel amandel memiliki RNA yang paling cocok untuk terinfeksi virus corona dan “perlu” untuk terinfeksi! Reseptor ACE2 dan enzim TMPRSS di ketiga wilayah ini juga menggabungkan membran virus korona dengan membran sel inang kita. Semakin banyak virus di sel mulut Anda, semakin besar kemungkinan Anda kehilangan indra perasa dan penciuman. Oleh karena itu, hilangnya rasa dan kemampuan mulut pahit kini digolongkan sebagai gejala COVID-19. Hal yang sama juga diungkapkan dokter. Alvin Nursalim, PhD. Menurutnya, saat rongga mulut terinfeksi virus korona, kemungkinan gejalanya adalah penurunan fungsi rasa. Selain itu, terdapat laporan ilmiah bahwa akan muncul sariawan atau sariawan. Tapi dokter. Alvin terus mengingatkan bahwa tidak semua penurunan kemampuan rasa dan sariawan merupakan akibat dari COVID-19. Sebab selama ini gejala virus corona (seperti radang tenggorokan) masih paling umum. Di sisi lain, peneliti menemukan banyak sekali sel yang terinfeksi, terutama di jaringan mulut penderita COVID-19 yang sudah meninggal. Kevin Byrd, peneliti di Academy of Sciences of the American Dental Association, menjelaskan kondisi ilmu kehidupan. Dia menjelaskan: “Penelitian kami akhirnya menunjukkan bahwa rongga mulut adalah jalur infeksi virus SARS-CoV-2 dan inkubator.” Padahal, menurut dia, saat kelenjar ludah terinfeksi, kelenjar tersebut bisa membuat virus sendiri. Namun untuk pernyataan ini, tim peneliti masih membutuhkan lebih banyak sampel (masih hipotesis).

Saat Anda merasakan penurunan rasa, perhatikan gejala lainnya. Apakah kamu demam? Apakah tenggorokan Anda terasa sakit, kering, dan sering batuk? Adakah nyeri tubuh dan ruam pada kulit? Jika beberapa gejala muncul sekaligus, sebaiknya segera periksa ke dokter. Dari situ, petugas kesehatan akan melakukan tes untuk memastikan diagnosisnya. Jika terbukti terjangkit virus corona maka penyakit COVID-19 akan ditangani terlebih dahulu. Selebihnya, dokter akan memberikan pengobatan berdasarkan gejala yang dirasakan. Untuk rongga mulut, pasien disarankan untuk meningkatkan kebersihan mulut, berkumur dengan obat kumur, atau bila mengalami sariawan dapat diberikan salep khusus mulut. Alvin menjelaskan bagaimana virus corona menginfeksi mulut dan gejala-gejala berikut ini. Jika Anda masih memiliki pertanyaan tentang COVID-19, hubungi dokter kami melalui fungsi LiveChat di aplikasi Klikdokter.
Sumber : https://varriety.com/id/2020/11/06/ini-yang-terjadi-saat-virus-corona-menginfeksi-mulut/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *