5 faktor yang membuat Juventus mengalahkan Inter Milan

5 faktor yang membuat Juventus mengalahkan Inter Milan – Pekan ke-18 Serie A akan menjadi pertandingan yang menarik. Pada Senin (18/1/2021) pagi, dua raksasa Italia, Juventus dan Inter Milan, bertemu di Giuseppe Meazza untuk memperebutkan tiga poin berharga. Saat ini, Inter Milan menempati urutan kedua dengan 37 poin. Mengalahkan Juventus bisa menjauhkan mereka dari AC Milan, yang berada di urutan teratas daftar. Di sisi lain, Juventus saat ini menempati urutan keempat dengan 33 poin. Tiga poin lainnya bisa membuat mereka naik ke peringkat ketiga dan memperpendek jarak dengan Inter Milan menjadi satu poin. Ada lima alasan mengapa Bianconeri bisa menonjol di pertandingan ini. Mari kita gulir ke bawah untuk melihat sendiri.

Juventus Lebih Fresh
Laga terakhir melawan Genoa di Coppa Italia mungkin bisa menjadi berkah bagi beberapa pemain inti Juventus. Mereka mendapat kesempatan istirahat karena pelatih Andrea Pirlo merotasi tee XI-nya. Nama-nama seperti Cristiano Ronaldo, Adrien Rabiot, dan Leonardo Bonucci hanya muncul di tengah permainan. Bahkan kiper Wojciech Szczesny (Wojciech Szczesny) hanya bisa menyaksikan keseluruhan pertandingan dari bangku cadangan. Pirlo memiliki sangat sedikit pemain, dan hanya ada sedikit orang muda di tim U-23. Tanpa nama penting, klub berjuluk Bianconeri itu menang 3-2, meski harus tampil hingga perpanjangan waktu. Inter Milan harus mewaspadai faktor ini.

Tim Asuhan Andrea Pirlo Mulai Stabil
Sejak awal Desember 2020 kemarin, performa Juventus sebenarnya sudah stabil. Namun, saat Fiorentina mengalahkan juara bertahan Serie A 0-3 itu, mereka merasa resah. Kegagalan itu sendiri seperti kejutan kecil bagi Juventus. Karena performa mereka kembali normal setelah itu, mereka berhasil menyisihkan empat game terakhir dengan kemenangan. Rekornya lumayan bagus. Juventus mampu mencatatkan 13 gol, rata-rata 3 gol per pertandingan. Di bidang pertahanan, Bianconeri hanya kebobolan lima gol.

Rapor Bagus Juventus Hadapi Tim Besar
Ditengarai, Juventus hanya bisa tampil bagus jika berhadapan dengan tim besar usai laga melawan Genoa. Di laga itu, mereka memang terlihat bermasalah, meski pada akhirnya berhasil mencuri kemenangan. Keyakinan ini semakin diperkuat dengan mengalahkan raksasa Spanyol Barcelona di hari terakhir penyisihan grup Liga Champions. Mereka sukses mengalahkan Barcelona 3-0 di pertandingan itu. Kemudian, meski tampil sebagai tim tamu, belakangan ini mereka mampu mengalahkan AC Milan dengan hasil yang meyakinkan. Klub besutan Stefano Pioli itu takluk 3-1.

Inter Milan dalam Tren Performa Tidak Bagus
2021 terlihat memusuhi Inter Milan. Dua laga berturut-turut mereka tak meraih kemenangan, yakni saat bertemu Sampdoria dan Roma. Laga melawan Sampdoria sendiri berakhir dengan penyesalan yang luar biasa. Ya, tim Antonio Conte kalah dalam pertandingan dengan selisih 1-2. Di saat yang sama, saat bertemu Roma, mereka ditekan menjadi 2-2. Di Coppa Italia, mereka kesulitan menghadapi Florence, dan Florence tidak punya banyak nama penting, seperti Franck Ribery dan Jose Carrijon. Inter hanya bisa menang jika Romelu Lukaku mencetak gol di perpanjangan waktu.

Faktor Cristiano Ronaldo
Bicara soal gol, Ronaldo adalah salah satu jagoannya. Meski usianya sudah 35 tahun, ketajamannya belum berkurang. Lima trofi Golden Globe yang dimenangkannya lebih dari sekadar dekorasi. Musim ini, eks pemain Real Madrid itu telah mencatatkan 18 penampilan dan 19 gol di semua kompetisi. Tiga di antaranya dibuat pada 2021. Bantuan Ronaldo sendiri tidak bisa dikatakan rapi. Namun, pemain nasional Portugal itu memiliki hubungan yang lebih erat dengan rekan satu timnya musim ini dibanding sebelumnya.
Sumber : https://www.bola.com/dunia/read/4459251/5-faktor-yang-membuat-juventus-bisa-kalahkan-inter-milan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *