Sambil menunggu kepastian Liga 1, bersepeda kembali ke keadaan biasa kiper PSIS

Sambil menunggu kepastian Liga 1, bersepeda kembali ke keadaan biasa kiper PSIS – Joko Ribowo, kiper PSIS Semarang, semakin mengayuh sepedanya saat harus menunggu Shopee Liga 1 2021. Setelah menamatkan kursus pembinaan beberapa waktu lalu, ia kembali ke kampung halamannya di Pati, Jawa Tengah. Ia pun kembali ke Akademi Sepakbola Joko Ribowo (JRFA) untuk menularkan ilmu kepada murid-muridnya. Di sisi lain, dalam proses menghentikan lomba, bersepeda telah melanjutkan rutinitas hariannya untuk menjaga kesehatannya. Setelah lama absen, dia kembali ikut bersepeda. Ia menikmati bersepeda sejak lama, termasuk bepergian bersama kerabat. Tapi kali ini, dia dan teman-teman komunitas sepak bola serta siswanya mengendarai sepeda di pegunungan Patty Selatan dan berpartisipasi dalam pelatihan Patty pribadinya.

Pria bernama Jokri itu mengatakan, Senin (25/1/2021): “Ini mirip dengan yang kami lakukan saat latihan privat di Pati. Alasan utamanya jangan bosan di alam liar. Kami ganti latihan dengan bersepeda.”) . Ia menjelaskan: “Untuk jarak tempuh lebih dari satu kilometer. Kami mencari jalur dari dan menuju selatan Patty. Jalur ini sangat cocok untuk menjaga kondisi fisik dengan bersepeda.” Jokri dan murid-muridnya mengatur sepeda. naik seminggu sekali. Jadwal. Bahkan jika Anda lebih banyak berlatih di lapangan, bersepeda dapat meningkatkan ketahanan dan kekuatan fisik. Selain JRFA yang fokus pada pengembangan anak usia dini, Jokri juga memberikan program pelatihan swasta untuk Pati. Program tersebut dibuat karena penangguhan pandemi COVID-19 dan penutupan pertandingan sepak bola nasional

Sebagian besar anggotanya adalah pemain muda dan pelajar. Jumlah peserta atau mahasiswa sudah mencapai 30 orang. Olah raga tiga kali seminggu dan buat jadwal bersepeda setiap Selasa pagi. Ia mengatakan: “Sekarang peserta semua dari Patty, saya dari Liga 1, dan Riyan Ardiansyah dari PSIS Semarang, lalu Reza Irfana, pemain muda dari Federasi Bali,” Joko Ribowo mengatakan: “Peserta lain dari tim PPLP Jawa Tengah ada 3 orang, Liga 3 ada 3 orang, dan Puslat Pati ada 5 atau 6 orang. Yang lainnya anak-anak lokal.
Sumber : https://www.bola.com/indonesia/read/4466685/bersepeda-kembali-jadi-rutinitas-kiper-psis-sambil-menunggu-kepastian-liga-1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *