R6 Liga regional Asia-Pasifik menjadi format liga Rainbow Six Asia yang baru

R6 Liga regional Asia-Pasifik menjadi format liga Rainbow Six Asia yang baru – Baru-baru ini Ubisoft memang sedang melakukan pembenahan besar-besaran di ajang kompetisi internasional “Rainbow Six”. Akhirnya, mereka mengumumkan pembentukan kemitraan dengan FACEIT, yang menandai babak baru dalam kompetisi Rainbow Six Siege di Amerika Serikat melalui kompetisi baru yang disebut “Aliansi Amerika Utara”. Selain apa yang terjadi di Amerika Serikat, Ubisoft juga mengumumkan lanskap kompetitifnya di kawasan Asia Pasifik. Seperti Amerika Serikat, kompetisi tersebut memiliki nama yang mirip, yaitu Liga Rainbow Six Asia Pasifik. Salah satu perubahan terbesar dalam struktur persaingan baru adalah penambahan departemen baru. Saya membahas hal ini dengan Ajie Zata (Lotus), megafon di komunitas IDN R6, yang juga manajer Scrypt, salah satu tim R6 terbaik di Indonesia. Dalam perbincangan kami, Ajie membagikan anggota baru Liga Asia Pasifik R6 yaitu Pasifik Utara dan Pasifik Selatan.

Secara lebih rinci, Ubisoft memberikan daftar negara di departemen tersebut. Divisi Aliansi-Utara Asia Pasifik R6 mencakup Jepang, Korea Selatan, dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Malaysia, Singapura, Taiwan, Filipina, dan Thailand. Hal yang menarik dari North Zone adalah penampilan tim Fnatic yang beranggotakan para pemain Australia. Ini terjadi karena mereka memindahkan para pemain dalam daftar tersebut ke Jepang untuk berpartisipasi dalam Divisi Utara Liga Regional Asia Pasifik R6. Kemudian, Divisi Aliansi-Selatan Asia-Pasifik R6 terdiri dari dua sub-wilayah, Oseania dan Asia Selatan. Australia, Selandia Baru, Melanesia, Mikronesia, dan Polinesia mewakili Oseania, sedangkan Asia Selatan meliputi India, Sri Lanka, Bangladesh, Nepal, dan Pakistan.

Perubahan lain telah terjadi dalam format pencocokan. Format kompetisi Zona Utara menggunakan sistem Swiss. Setelah itu, 12 tim yang terdiri dari 6 undangan dan 6 kualifikasi akan bertanding dalam bentuk kombinasi terbaik. Setelah menampilkan 6 tim teratas di gelombang pertama permainan, permainan dilanjutkan dengan Sistem Swiss gelombang berikutnya. Permainan akan dibagi menjadi 10 hari permainan dalam 5 minggu dan 6 permainan akan dimainkan setiap minggu. Setelah itu, tim papan atas akan dipromosikan ke babak kualifikasi kawasan Asia Pasifik untuk mendapat kesempatan mengikuti enam kompetisi besar. Pada saat yang sama, Divisi Selatan memiliki formatnya sendiri. Oseania dan Asia Selatan memiliki liga round-robin sendiri. Selanjutnya, 3 tim dari Oceania dan 1 tim dari Asia Selatan akan bertemu di babak playoff Divisi Selatan. Dua tim terbaik dari departemen ini memasuki babak playoff Asia Pasifik, bersaing dengan enam tim lainnya dari Divisi Utara.
Sumber : https://hybrid.co.id/post/r6-apac-league?utm_source=related-article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *