2 Pemain United Cekcok Besar Dalam Laga

Momen panas kini sudah terjadi di tengah laga antara Leeds United vs Manchester United.

Dua pemain dari Setan Merah, Harry Maguire serta Fred, kini juga sudah terlibat dalam cekcok yang sudah cukup panas pada babak kedua.

United yang sudah menjalani lawatan ke Elland Road pada laga pekan ke-33 Premier League, pada hari Minggu (25/4/2021) malam WIB. Kedua tim sudah gagal mencetak gol serta sudah harus puas dengan skor imbang 0-0.

Bagi United, hasil itu kini sudah punya dampak yang sudah tidak cukup bagus. Setan Merah kini juga sudah membuat jalan dari Man City untuk menjadi juara dari Premier League makin dekat. United kini sudah tertinggal 10 poin dari Man City.

Cekcok Panas Harry Maguire dan Fred

Seperti yang sudah dikutip dari Goal International, ada sebuah momen panas yang sudah terjadi pada babak kedua laga Leeds vs Manchester United. Kapten United, Harry Maguire sudah terlibat cekcok dengan rekan satu timnya yakni Fred.

Adu argumen diantara Fred dengan Maguire sudah berlangsung cukup panas.

Bahkan, kata-kata kasar yang sudah diucapkan Maguire bisa didengar oleh mereka yang sudah datang langsung di stadion.

“Dasar idiot,” ucap Maguire kepada Fred seperti dikutip dari Goal International.

Apa Kata Maguire?

Harry Maguire sendiri sudah tidak bersedia untuk membahas insiden itu ketika sesi wawancara usai laga.

Mantan pemain dari Leicester City itu sudah lebih menyoroti tingginya tensi laga dan keinginan kuat dari United untuk meraih sebuah kemenangan.

“Itu ketat. Kami memiliki kendali atas permainan tanpa menghukum mereka. Kami tahu bagaimana mereka akan bermain, para penyerang kami menyukai permainan satu lawan satu, tetapi hari ini tidak demikian,” katanya.

“Kami menjaga mereka seminimal mungkin, kami solid. Kami tidak bisa menemukan keunggulan itu. Intensitasnya ada, kedua tim berusaha bermain dengan cara yang benar,” tegasnya.

Respon Solskjaer

Manajer dari Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, kini juga sudah tidak ambil pusing dengan cekcok yang sudah terjadi antara Fred dengan Maguire.

Menurut Solskjaer, situasi itu sudah wajar terjadi saat ketika sebuah tim punya keinginan untuk bisa menang sangat besar.

“Kami memiliki grup yang sangat menuntut satu sama lain. Standar yang tinggi, baik dalam latihan maupun dalam permainan, ini bukan hanya tentang menjadi pria yang baik,” kata Solskjaer.

“Kami menuntut upaya maksimal. Saya sangat bangga dengan penampilan kami yang kuat. Saya tidak pernah berpikir Leeds mengancam gawang kami di babak kedua tetapi kami kehilangan sedikit semangat untuk memenangkan pertandingan,” tegas Solskjaer.

Juventus dan Manchester United Libatkan 2 Pemain Dalam Pertukaran

 Juventus kini sudah dikabarkan tertarik dengan jasa Paul Pogba, sementara Manchester United juga sudah disebut ingin memulangkan Cristiano Ronaldo. Kenapa tidak bertukar pemain saja?

Rumor soal keinginan dari Juventus untuk mendapatkan jasa dari Paul Pogba kini juga sudah tersiar semenjak beberapa tahun lalu.

Bahkan jurnalis kenamaan asal Italia, Fabrizio Romano, juga sudah sempat bersabda kalau Pogba kini bisa jadi milik Bianconeri di tahun 2020 lalu andai pandemi Covid-19 ini tidak terjadi.

Sejumlah laporan juga sudah  mengungkapkan kalau Juventus kini belum berhenti dalam mengejar Pogba.

Akan tetapi, dikarenakan ada pandemi lagi, juara bertahan dalam Serie A tersebut mungkin akan sedikit kesulitan untuk bisa mendatangkan Pogba pada tahun ini.

Walau demikian, Juventus kini masih punya celah untuk bisa merekrut Pogba.

Kontrak dari gelandang yang berasal dari Prancis kini itu hanya tersisa satu tahun lagi.

Kalau Pogba menolak, Manchester United bisa terpaksa menjualnya pada musim panas mendatang.

MU Butuh Cristiano Ronaldo

Di sisi lain, Manchester United kini juga sudah membutuhkan tambahan tenaga pada sektor depan.

Performa Anthony Martial sedang menurun serta Edinson Cavani juga sudah berniat melanjutkan karirnya di Amerika Selatan mulai musim depan.

Cristiano Ronaldo kini juga sudah jelas bisa menjadi jawaban. Meski usianya tidak lagi muda, namun Ronaldo kini tetap mampu membuktikan kalau ketajamannya sampai saat ini belum menurun secara signifikan.

Pengalamannya dalam bermain di Manchester United dulu pun bsudah isa menjadi bekal buat Scott McTominay dkk yang sebagian besar masih berusia muda. Dari beberapa faktor ini, sudah jelas kalau Ronaldo adalah pilihan yang baik buat MU.

Pertukaran Pemain, Opsi yang Masuk Akal

Kenapa tidak bertukar pemain saja? La Gazzetta dello Sport kini sudah mengabarkan kalau Ronaldo kini sudah siap kembali ke Manchester United dan Pogba kini sudah bisa masuk ke dalam transaksi ini yang membuat bentuk transfernya menjadi pertukaran pemain.

Ronaldo kini juga sudah siap melakukan apa saja untuk  bisa kembali ke the Red Devils, termasuk dengan menerima bayaran yang  lebih kecil dari apa yang sudah dia terima di Juventus.

Perlu diketahui bahwa Ronaldo digaji sebesar 31 juta euro per tahun saat ini.

Juventus memang akan kehilangan gol-gol yang dihasilkan Ronaldo. Akan tetapi, kepergian sang bintang bisa membuat buku keuangannya jadi lebih lega. Toh, mereka juga bisa mendapatkan Pogba sebagai ganti uang transfer.

Juventus Boyong Icardi dari PSG?

Klub dari Serie A, Juventus kini nampaknya masih tertarik untuk bisa mengamankan jasa dari Mauro Icardi. Striker PSG itu kini kabarnya akan masuk daftar belanja dari Juventus.

Juventus santer digosipkan akan segera melakukan perombakan tim untuk musim panas nanti. Setelah musim ini performa dari si Nyonya Tua tergolong mengecewakan.

Salah satu posisi yang nantinya ingin diperkuat oleh Juventus adalah posisi ujung tombak. Ia kini butuh mesin gol baru demi musim depan.

Calciomercato mengklaim bahwa Juventus kini sudah mengarahkan radar mereka ke satu nama. Mereka tertarik memboyong sosok Mauro Icardi dari PSG.

Kenal Medan

Laporan itu mengklaim bahwa Juventus sudah lama mengincar jasa Icardi.

Mereka sudah mengincar jasa dari sang striker sejak ia membela Inter Milan. Pada saat itu Icardi juga merupakan salah satu striker yang mematikan dalam Serie A.

Selama di PSG, Icardi juga sudah tetap tajam. Jadi Juventus kini sudah tertarik untuk menggunakan jasanya.

Siap Dijual

Laporan itu mengklaim bahwa Juventus kini sudah berpotensi mendapatkan jasa dari Icardi pada musim panas nanti.

PSG diberitakan tengah butuh tambahan dana. Karena mereka tengah mengupayakan perpanjangan kontrak dari Kylian Mbappe dan Neymar yang kini sudah memiliki nilai yang tinggi.

Jadi mereka terpaksa menjual Icardi di musim panas nanti, di mana mereka siap mendengarkan tawaran dari Juventus.

Pasang Harga

PSG sendiri dilaporkan sudah memasang harga untuk transfer Icardi.

Mereka hanya mau melepaskan sang striker di angka 50 juta Euro.

Hakan Calhanoglu Tolak Chelsea Karna Nilai Kontrak Masih Rendah

Chelsea kini dilaporkan sudah membuat tawaran kontrak pada playmaker dari AC Milan, Hakan Calhanoglu.

Hanya saja, tawaran dari The Blues kini sudah mendapat penolakan dari sang pemain karena nilainya dari kontraknya masih terlalu rendah.

Calhanoglu nantinya bakal menjadi properti panas pada akhir musim 2020/2021 ini.

Sebab, kontrak dari pemain yang berusia 27 tahun dengan Milan kini sudah akan habis pada Juni 2021 serta berstatus free transfer.

Milan sebenarnya sudah tidak tinggal diam dengan situasi ini. Milan juga telah melakukan sebuah negosiasi dengan pihak dari Calhanoglu.

Namun, dari beberapa pertemuan yang sudah digelar, belum ada kesepakatan mengenai kontrak baru.

 Terlalu Murah, Chelsea

Calhanoglu kini sudah diakui sebagai salah satu playmaker top di Eropa.

Dia kini menjadi pemain yang sudah ada di otak Thomas Tuchel, manajer dari Chelsea, untuk dibeli pada musim depan. Tuchel kini sudah butuh pemain seperti Calhanoglu.

Dikutip dari SportMole, Chelsea juga telah bergerak untuk bisa membawa mantan pemain dari Bayer Leverkusen ke London.

Chelsea juga telah mengadakan kontak serta sudah  memberi tawaran kontrak pada kubu Calhanoglu.

Hanya saja, tawaran dari Chelsea kini tidak mendapat respon yang positif.

Nilai yang diajukan Chelsea kini dinilai terlalu rendah. Chelsea pun kini diminta untuk mengajukan tawaran lain yang akan lebih baik.

Sebagai informasi, Milan mengajukan gaji 4 juta euro per musim pada Calhanoglu.

Bukan Hanya Chelsea

Saga transfer Calhanoglu nantinya bakal sangat panas mulai akhir musim nanti.

Sebab, ada banyak klub yang berebut jasa pemain asal Turki. Bukan hanya AC Milan serta Chelsea saja.

Arsenal  kini juga sudah sangat tertarik pada servis dari Calhanoglu karena tidak punya playmaker yang mumpuni.

Tim racikan dari Mikel Arteta selama ini juga hanya mengandalkan pemain pinjaman, Martin Odegaard, untuk peran playmaker.

Di sisi lain, Manchester United kini juga terus memantau situasi Calhanoglu. Jika kehilangan Paul Pogba, bukan tidak mungkin United pada akhirnya bakal meramaikan transfer Calhanoglu.

The Big Six EPL Mundur Karena Uang

The Big Six dari Liga Inggris kini telah mengeluarkan sebuah pernyataan resmi bahwa mereka kini sudah mundur dari European Super League, hanya 48 jam dari pengumuman keikutsertaan mereka.

Chelsea dan Manchester City sudah lebih dulu menyatakan untuk batal mengikuti kompetisi yang sudah diproyeksikan akan menjadi tandingan milik dari Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA), seperti Liga Champions dan Liga Europa.

Liverpool, Arsenal, Manchester United, dan Tottenham Hotspur kemudian mengikuti jejak Chelsea dan Manchester City untuk segera menggenapi mundurnya semua perwakilan dari Liga Inggris di Liga Super Eropa.

Rontoknya perwakilan dari Liga Inggris kini sudah dinilai membuat proyek yang sudah diinisiasi 12 klub elite Eropa itu kini berada di ambang kehancuran.

Meskipun demikian, menurut laporan dari Mundo Deportivo yang dikutip, penarikan diri dari The Big Six Liga Inggris dari European Super League tidak menunjukkan kemenangan mutlak atas sepak bola.

Mundo Deportivo kini sudah melaporkan, kemarahan dari penggemar, pakar, pemain serta pelatih bukanlah satu-satunya faktor mengapa klub sekarang secara resmi langsung memulai proses penarikan.

Media Spanyol itu mengeklaim bahwa Manchester United, Liverpool, Arsenal, Tottenham, Chelsea dan Manchester City sudah tidak akan mundur karena ancaman tetapi karena mereka kini ditawari banyak uang.

Enam klub tersebut kompak mundur dari European Super League karena tergoda uang dengan jumlah yang besar yang telah ditawarkan oleh UEFA.

Namun, laporan tersebut kini juga sudah menambahkan bahwa tawaran dari UEFA belum menjangkau klub-klub Spanyol.

Seperi diketahui, selain The Big Six Liga Inggris, proyek European Super League itu sudah diinisiasi oleh Real Madrid, Barcelona, dan Atletico Madrid sebagai wakil dari Liga Spanyol.

Adapun Inter Milan, AC Milan, dan Juventus mewakili Liga Italia.

3 Klub yang Akan Menjadi Destinasi Mourinho

Jose Mourinho kini baru saja dipecat oleh Tottenham Hotspur pada hari Senin 19 April 2021. Namun, biasanya Jose Mourinho sudah tidak betah lama-lama menganggur.

Karena itu, juru taktik yang berasal dari Portugal itu kini sudah berpotensi untuk kembali menangani sebuah klub maupun tim nasional dalam waktu dekat.

Klub atau negara mana saja nantinya akan berpotensi menjadi destinasi dari Jose Mourinho yang selanjutnya?

Berikut 3 destinasi Jose Mourinho selanjutnya:

3. Juventus

Sudah bukan sebuah rahasia lagi bahwa Juventus kini sudah berniat untuk mendepak Andrea Pirlo, karena sudah gagal total. Mourinho pun kini sudah menjadi alternatif yang akan tepat bagi Si Nyonya Tua untuk musim depan.

Apalagi kesuksesan terakhir dari Mourinho diraih, saat ketika mengangani tim Italia lainnya, Inter Milan. Pengalaman yang melimpah milik Mourinho sangat berbeda jika dibandingkan dengan Pirlo.

2. Timnas Portugal

Mourinho kini sudah bertahun-tahun dikaitkan dengan posisi sebagai pelatih dari Timnas Portugal. Tetapi, dia kini sudah selalu menolak tawaran tersebut, karena komitmennya bersama dengan klub asuhannya.

Apalagi posisi dari Fernando Santos di Timnas Portugal yang bisa saja berubah, tergantung hasil dari Piala Eropa 2020. Tentunya Jose Mourinho kini sudah akan sulit untuk menolak tawaran itu, jika sudah mendapat kesempatan.

1. Real Madrid

Jose Mourinho kini bukanlah orang baru dalam tubuh Real Madrid. Mantan pelatih dari Chelsea itu juga sudah sempat membesut Real Madrid pada 2010-2013.

Tentu yang sudah paling diingat saat ketika Jose Mourinho membawa Real Madrid juara Liga Spanyol 2011-2012, sekaligus menghentikan dominasi dari Barcelona racikan Josep Guardiola.

“Mourinho? Selama tiga tahun ia bersama kami. Jose membantu kami dalam banyak hal dan kami harus mengucapkan terima kasih juga,” kata Florentino Perez.

Thiago Alcantara Buka Suara Soal Situasi Saat Datang Ke Anfield Dengan Kondisi Liverpool Yang  Berantakan

Musim pertama dari Thiago Alcantara di Liverpool sejauh ini juga masih belum berjalan sesuai dengan harapan. Dia kini juga sudah merasa frustrasi dengan kesulitan yang sedang dilewati tim.

Thiago kini seharusnya sudah menjadi pembelian terbaik dari Liverpool pada musim ini, tapi dia sudah datang pada masa yang sudah tidak tepat.

The Reds kini juga sudah dihantam dengan sejumlah masalah, khususnya cedera dari pemain.

Akibatnya, Liverpool kini sudah kehilangan begitu banyak poin penting serta kini sudah tertinggal dari persaingan pada papan atas.

Sekarang mereka bahkan sudah harus berjuang untuk bisa kembali menembus empat besar.

Tentu kondisi ini sudah buruk bagi Thiago yang kini sedang menjalani musim debutnya. Apa katanya?

Tidak layak kalah

Selain masalah cedera, Liverpool kini juga sudah disulitkan dengan masalah dari sejumlah pemain yang tidak bisa memberikan performa terbaiknya.

Kekalahan mereka kini juga sebenarnya sudah tidak layak, dan harusnya bisa dihindari.

“Ada begitu banyak pertandingan di mana kami tidak pantas kalah. Karena itulah kami merasa frustrasi tidak bisa mendapatkan tiga poin meski kami bermain lebih baik dari lawan,” ujar Thiago kepada Goal.

“Namun, begitulah sepak bola, dan kami hanya perlu memandang pertandingan berikutnya.”

“Kami akan mencoba memberikan performa sebaik mungkin,” imbuhnya.

Berkembang di bawah Klopp

Meski belum maksimal pada musim pertamanya, setidaknya Thiago kini sudah bisa mengembangkan permainannya di bawah bimbingan dari Jurgen Klopp.

Dia kini juga sudah bekerja di bawah salah satu pelatih terbaik di dunia.

“Fantastis bisa bermain di bawah bimbingan dia [Klopp]. Anda mempelajari banyak hal dan Anda harus membiasakan diri dengan banyak gaya bermain, saya menyukai itu,” imbuh Thiago.

“Hal ini berarti Anda harus beradaptasi dan berkembang. Kualitas rekan setim juga membuat segalanya jadi lebih mudah untuk memainkan sepak bola bagus,” tandasnya.

Positif Covid Raphael Varane Absen Kontra Liverpool

Sebuah kabar yang buruk sudah datang bagi Real Madrid menjelang laga kontra Liverpool dini hari nanti. Los Blancos kini sudah dipastikan tidak bisa diperkuat oleh Raphael Varane yang kini sedang positif mengidap COVID-19.

Dini hari nanti sebuah laga akbar nantinya sudah akan tersaji di Estadio Alfredo Di Stefano.

Real Madrid selaku tuan rumah kini juga sudah akan menjamu Liverpool dalam pertandingan leg pertama perempat final Liga Champions musim ini.

Real Madrid sendiri kini sudah ingin mengincar kemenangan dalam laga ini. Agar mereka nantinya lebih mudah untuk lolos ke semi final Liga Champions.

Namun El Real kini sudah bakal semakin pincang. Karena Raphael Varane sudah dikonfirmasi positif virus corona.

Pernyataan Resmi

Real Madrid kini juga sudah mengumumkan kondisi dari Varane melalui situs resmi mereka baru-baru ini.

Mereka kini juga sudah menyebut sang bek kini sudah bakal absen dalam laga dini hari nanti karena positif COVID-19.

“Real Madrid CF mengabarkan bahwa pemain kami, Raphael Varane mendapatkan hasil positif dalam tes COVID-19 yang dilakukan pagi ini,”

Pertahanan Pincang

Absennya Varane ini juga bakal menjadi pukulan yang telak bagi Real Madrid.

Pasalnya El Real kini sudah kehilangan sosok Sergio Ramos. Sang kapten baru-baru ini mengalami cedera sehingga sudah dipastikan absen di laga ini.

Kondisi ini membuat Madrid tidak punya banyak opsi untuk menggantikan Varane.

Pengganti Varane

Varane sendiri kini kemungkinan bakal digantikan oleh Eder Militao.

Sang bek nantinya akan menemani Nacho Fernandez pada jantung pertahanan El Real.

Syarat Agar David Luiz Bisa Perpanjang Kontrak

Sebuah informasi yang kini sedang beredar mengenai masa depan David Luiz.

Pihak Arsenal kini sudah dilaporkan membuka satu kesempatan bagi sang bek untuk bisa memperpanjang kontraknya di London Utara.

Luiz kini sudah resmi menjadi bagian dari Arsenal pada tahun 2019 silam. Semenjak saat itu ia juga sudah kerap bermain sebagai starter pada jantung pertahanan The Gunners.

Kontrak Luiz dengan Arsenal sudah akan berakhir pada musim panas nanti. Sejauh ini Luiz juga sudah terbuka ingin memperpanjang kontraknya di Emirates Stadium.

The Sun kini juga sudah mengklaim Arsenal kini sudah siap memperpanjang kontrak dari Luiz. Namun mereka kini juga sudah meminta sang bek untuk bisa berkorban.

Potong Gaji

Pengorbanan yang kini diminta oleh manajemen Arsenal dari Luiz adalah sang bek kini harus menerima pemotongan gaji.

Saat ini Luiz sudah mendapatkan gaji yang cukup besar di Arsenal. Ia kini digaji 120 ribu pounds per pekan di Arsenal.

Manajemen dari Arsenal kini juga sudah tidak sanggup untuk membayar sang bek dengan harga semahal itu sehingga mereka kini sudah meminta Luiz untuk menurunkan tuntutan dari gajinya.

Segera Ambil Keputusan

Namun laporan itu kini juga sudah mengklaim bahwa Arsenal kini belum sepenuhnya yakin dengan mempertahankan Luiz.

Hal ini dikarenakan Arsenal kini sudah berpotensi mengalami kesulitan finansial yang cukup besar. Karena mereka pada saat ini masih sangat jauh dari zona Eropa.

Jadi jika mereka gagal lolos ke kompetisi Eropa, maka Luiz kemungkinan tidak akan diperpanjang kontraknya.

Opsi Lain

Menurut laporan lain yang beredar, Arsenal kini juga sudah memberikan opsi lain bagi Luiz.

Sang bek kabarnya kini sudah mendapatkan tawaran untuk menjadi bagian dari staff pelatih Arsenal di musim depan.

Sambut Liverpool Yang Kekuragan, Real Madrid Pantang Anggap Remeh

Kondisi dari Liverpool pada saat ini tengah pincang karena sedang dilanda oleh badai cedera pemain.

Meski begitu, Fernando Morientes kini sudah meminta kepada Real Madrid untuk tidak meremehkan The Reds.

Real Madrid kini juga akan menjamu Liverpool pada leg pertama babak perempat final Liga Champions, Rabu 7 Maret 2021, dini hari WIB.

Pertandingan ini nantinya akan berlangsung di Estadio Alfredo Di Stefano.

Liverpool kini juga sudah harus kehilangan sejumlah pemain kuncinya yang diakibatkan oleh cedera saat berkunjung ke markas Los Blancos.

Itu termasuk Jordan Henderson, Joe Gomez, hingga dengan Virgil van Dijk.

Sementara itu, Real Madrid kini juga tidak bisa diperkuat oleh Sergio Ramos. Kapten Los Blancos itu kini sudah harus menepi karena mengalami cedera betis.

Jangan Remehkan Liverpool

Absennya beberapa pemain dari Liverpool kini sudah tentu menguntungkan Real Madrid. Namun, Morientes kini sudah meminta Los Blancos untuk tidak memandang remeh The Reds.

“Apa pun bisa terjadi dalam pertandingan seperti ini, tidak ada favorit,” kata Morientes kepada Radio Marca.

“[Liverpool] datang seperti serigala berbulu domba dan saya tidak percaya itu.”

Dukung Real Madrid atau Liverpool?

Morientes yang juga sudah pernah bermain untuk Real Madrid dan Liverpool dalam sepanjang kariernya.

Meski begitu, Morientes juga sudah tidak ragu tim mana yang akan dia dukung dalam duel perempat final Liga Champions.

“Hati saya tidak terbagi,” lanjut Morientes.

“Sulit untuk membagi hati saya ketika sebuah tim bermain melawan Real Madrid.”

Dua Gelar

Selain dalam Liga Champions, Real Madrid kini juga masih berpeluang untuk menjuarai La Liga.

Morientes tentu kini percaya bahwa mantan timnya itu bisa kembali bersaing dalam kedua kompetisi tersebut.

“Real Madrid memiliki gen kompetitif dan pemenang yang membuat mereka selalu hadir di fase final kompetisi besar,” ucap Morientes.

“Saya pikir mereka bisa memilih salah satu dari dua gelar itu.”